Donor Darah Apheresis Dadakan
Cerita ini dibuat saat donor darah pada tanggal 16 Maret 2021

Donor darah kali ini terkesan dadakan, karena jika ditelusuri ke belakang karena alhamdulillah saya rutin donor darah di PMI DKI Jakarta punya pola waktu tunggu +/- 1 bulan sejak donor apheresis sebelumnya. Donor sebelumnya tgl 26 Februari 2021, sehingga estimasi donor selanjutnya sekitar akhir Maret 2021. 


Namun, dari pagi hari admin apheresis PMI DKI Jakarta mendadak menghubungi agar bisa donor tgl 16 Maret 2021. Mungkin kebutuhan darah yg meningkat dan sehingga pilihannya menghubungi pendonor rutin yang sudah 14 hari sejak donor darah terakhir. Saya menutuskan bersedia utk donor apheresis jam 20 malam harinya. Sambil menunggu malam hari saya usahakan tidak mengkonsumsi gorengan, makan makanan yang bergizi, dan memperbanyak minum air putih agar sampel darahnya bagus dan dapat disadap trombositnya.


Sebelum berangkat ke PMI DKI Jakarta, jgn lupa selalu terapkan protokol kesehatan selama pandemi covid-19. Sesampainya di PMI saya registrasi ke pendaftaran dan didahulukan untuk diperiksa nilai Hb dan cek kesehatan (tensi) oleh dokter, mengingat kebutuhan darah yang mendesak dan daya tahan trombosit yang disadap tidak dapat selama Whole Blood yang disimpan. 


Setelah pemeriksaan Hb, tensi dan sampel darah, Alhamdulillah darah saya memenuhi syarat sehingga dilanjutkan proses apheresis. karena dari hasil sample trombosit saya jumlahnya lumayan banyak, maka jumlah cycle darah berputar mesin apheresis yang dibutuhkan hanya 3 cycle (biasanya 4 cycle). Alhamdulillah proses apheresis berjalan lancar dan menghasilkan 1 kantong saripati darah (berupa trombosit) untuk pasien yang membutuhkan.


Bagi rekan2 yang membaca tulisan ini, jangan ragu untuk rutin donor darah (dengan tetap menjalankan protokol kesehatan). semakin banyak dan rutin donor, maka semakin banyak nyawa yang terselamatkan. Berani Donor itu Baik! 

Tantyo Prabowo

Tantyo Prabowo

pendonor sukarela utk donor apheresis

0 Komentar

  • Belum ada komentar

Berikan Komentar

Kritik dan Saran