Donor Apheresis pada Penerapan PSBB Transisi
Cerita ini dibuat saat donor darah pada tanggal 12 Juni 2020

Donor Apheresis pada Penerapan PSBB Transisi adalah donor darah apheresis ketiga selama masa pandemi Covid-19, setelah sebelumnya tanggal 31 Maret 2020 dan 1 Mei 2020. Awalnya saya dijadwalkan pada siang hari Jumat, 6 Juni 2020, namun setelah datang ke PMI Kramat DKI Jakarta dgn menerapkan protokol kesehatan tentunya, hasil sampel darah saya ternyata keruh dan belum bisa untuk donor apheresis, sehingga  perlu dijadwalkan kembali sambil saya mengatur pola makan dan perbanyak minum air putih. 

Kemudian saya niatkan untuk donor kembali hari Senin pekan selanjutnya. Namun karena kesibukan WFH dan rapat virtual dari instansi saya, sehingga kembali tertunda. Pada akhirnya, saya dijadwalkan pada Jam 16 atau 17 sore jumat sore 12 Juni 2020 (2 hari sebelum Hari Donor Darah Sedunia 14 Juni) menjadi jadwal yang telah saya sampaikan ke admin apheresis via WA. Mengingat masih pandemi Covid-19 sehingga saya kembali menggunakan mobil pribadi menuju PMI DKI Jakarta. Oh ya, jangan lupa untuk selalu pakai masker ketika keluar rumah menuju PMI terdekat.

Prosedur Donor selama Covid-19 di PMI DKI Jakarta masih sama dengan donor darah apheresis saya sebelumnya, yaitu diterapkan Physical Distancing dengan ketentuan hanya pendonor yang dapat masuk ke gedung PMI, sedangkan selain pendonor dan tenaga keseharan, menunggu di luar gedung dan disiapkan tenda dan kursi yang telah diatur jaraknya, dengan dilakukan pengukuran suhu tubuh oleh petugas sebelum masuk gedung dan mengisi form tambahan perihal Covid-19 kepada calon pendonor.

Setelah mengisi data diri dan pemeriksaan Hb dan tensi oleh dokter, dan dinyatakan lolos, maka pendonor naik ke Lt. 5 Gedung PMI. Kembali say sampaikan bahwa perlu effort ekstra agar kondisi tubuh tetap prima dan sehat agar bisa lolos screening sampel darah sebelum "disadap" darahnya. Selain itu, kembali saya mengingatkan agar sebelum disadap darahnya untuk pastikan selesaikan urusan "ke bekalang", karena prosesnya lumayan lama. 

Proses donor apheresis +/- 1 jam yg saya jalankan dengan 4 cycle darah berputar. Semoga dengan mendonorkan darah tubuh jadi lebih sehat dan jadi manusia yang bermanfaat bagi masyarakat yaitu bisa membantu pasien2 yang membutuhkan darah. So, jangan ragu utk rutin donor darah. :)

Tantyo Prabowo

Tantyo Prabowo

pendonor sukarela utk donor apheresis

3 Komentar

  • Tantyo Prabowo

    Tantyo Prabowo

    1 bulan yang lalu

    Komentar telah dihapus

  • Populychoco

    Populychoco

    1 bulan yang lalu

    Bapak sdh berapa kali donor apheresis? Apakah ada minimal pengalaman donor biasa sebagai syarat donor apheresis? Lalu. Apakah saya boleh tahu admin apheresis whatsappanya. Terima kasih.

    • Tantyo Prabowo

      Tantyo Prabowo

      1 bulan yang lalu

      saya alhamdulillah sudah 10 kali donor apheresis. Untuk minimal pengalaman donor biasa sebagai syarat donor apheresis sepertinya tidak ada, hanya jika sering donor darah, pasti akan mempermudah bagi perawat mencari titik tusuk dengan melihat bekas donor sebelumnya. berikut syarat donor apheresis http://utdpmidkijakarta.or.id/faq/donor-trombosit/ Selain itu, memang saya tergerak hati dan niatkan untuk "naik kelas" menjadi donor apheresis, dimana jadi lebih sering donor darah dan lebih banyak orang yang dapat saya tolong. Berikut nomor WA Admin Apheresis: 0851-0060-6733

Berikan Komentar

Kritik dan Saran