Pembuktian selama 2 minggu ini, melihat jeleknya hasil Donor Darah Apheresis awal bulan kemarin.
Cerita ini dibuat saat donor darah pada tanggal 19 Maret 2020

Tahukah kamu, kalau ada 2 jenis donor darah, yaitu Whole Blood (WB) dan Apheresis (Aphe). Donor WB itu yang umum dilakukan, biasanya banyak dilakukan di mall-mall maupun di kantor-kantor. 

Sedangkan donor Aphe menggunakan Mesin Apheresis, yang fungsinya untuk memisahkan komponen darah yang dibutuhkan dan mengembalikan sisanya kembali ke tubuh pendonor. 

Gambaran prosesnya seperti orang yang lagi cuci carah. Informasi lebih tentang Apheresis anak saya ceritakan dilain artikel.

Kenapa saya memilih untuk rutin Donor Darah Apheresis?
Alasan utamanya karena jarak antar donor yang lebih pendek (2 minggu), meskipun proses donornya lebih lama (1 s/d 1,5 jam).

Jarak yang pendek, berarti semakin banyak orang yang dapat saya bantu. Sebulan bisa 2x, kalau rutin terus selama setahun  berarti bisa 24x donor, yang berarti juga ada 24 orang yang dapat terbantu dalam 1 tahun oleh 1 orang.

Selain itu, jarak yang pendek ini juga lebih mudah ngatur waktunya. Kalau Whole Blood (per 2 bulan), saking lamanya nunggu sering kali sampai lupa kalau sudah waktunya donor lagi.

Ini yang terjadi akhir januari kemarin, saat saya donor Apheresis, mesinnya error (sangat jarang terjadi) saat pengembalian sisa darah diakhir proses. SOP nya, saya baru bisa donor kembali, satu bulan kemudian.

Sejak akhir tahun lalu, saya punya kebiasaan minum kopi pakai Krim bubuk, sebelumnya malah pakai kental manis putih yang katanya susu. Hahaha...

Berdasar pengalaman sebelumnya, saya biasanya berhenti konsumsi krim seminggu sebelum donor. 

Karena harus nunggu sebulan untuk donor lagi, saya kembali ke kebiasaan konsumsi krim. Sampai saya lupa sudah waktunya donor, malah kelewat seminggu lebih.

Saat itu ada yang butuh donor golongan darah A+ (A Positif) di RS Kanker Dharmais, ya udah saya datang dan donor. 

Hasilnya, seperti yang terlihat di riwayat donor saya tanggal 3 Maret 2020 di website ini (klik disini), warna trombositnya keruh putih. Petugas Bank Darah, bang Zul & Sz Eva rame tuh, nyaranin banyak hal supaya donor berikutnya lebih bagus trombositnya.

Saya sendiri yakin ini karena si Krim itu yang jadi biang keroknya. Selama 2 minggu sampai kemarin siang itu, saya puasa konsumsi krim.

Hasilnya, Trombosit kembali bagus seperti seharusnya.

2x kejadian yang sama.

Tahun lalu Saya berhenti konsumsi kental manis karena trombosit keruh seperti itu.

Kental manis saya ganti Krim Bubuk, ternyata nggak berubah juga hasilnya.

Baru setelah berhenti konsumsi krim, trombosit nggak keruh lagi.

Saya belum tau efek negatif krim terhadap tubuh, tetapi yang jelas krim ini membuat darah (trombosit) ini keruh keputihan. 

Pembuktian yang lain, saat saya donor kemarin itu, ada juga yang donor dan hasilnya keruh putih juga. Saya cerita tentang pengalaman saya, lalu dia bilang dia suka konsumsi susu krim.

Pendapat saya pribadi seperti itu, krim membuat keruh trombosit. Saya lega trombosit saya yang keruh saat itu masih layak untuk didonorkan, semoga yang lain juga menjaga apa yang dikonsumsi. 

Agar kita dapat memberikan darah atau trombosit yang terbaik untuk orang yang membutuhkan.

Salah satu keuntungan kita donor Apheresis adalah, itu bisa jadi kontrol kita atas apa yang kita konsumsi masuk kedalam tubuh. 

Semakin bening Trombosit kita, berarti apa yang kita makan itu sudah sehat dan baik. Kalau keruh, apalagi sampai keruh merah atau gelap, berarti yang kita makan atau gaya hidup kita itu tidak sehat. 

Jaga kesehatan kawan-kawan, niat baik untuk membantu pasien yang butuh darah, semoga kita juga dilindungi oleh Virus Viral yang menyebalkan itu.

Tetap Rutin donor darah ya, dan selalu pilih untuk Bahagia.

#YukDonorBareng #ApheresisSquad #Blood4LifeID

Gambar darah saya yang keruh juga bisa dilihat di IG Saya @FerdianKelana_


Ferdian Kelana

Ferdian Kelana

Edu. Board Game Designer at Demeira Nusantara, #Founder ReplayID (SDGs BoardGames) & SatuMeja.com . #Supporter Blood4LifeID & Rumah Millennials.

3 Komentar

  • Tia Kustiawati

    Tia Kustiawati

    1 minggu yang lalu

    Cerita yang seru dan eksperimen yang unik om Jadi pengen nyoba donor apheresis. Semoga nanti bisa nyoba hee

    • Ferdian Kelana

      Ferdian Kelana

      1 minggu yang lalu

      Wahaha, dipanggil om ^_^ Terima Kasih @miss_tikus Semangat mencoba nanti setelah waktunya donor & nikmati sensasinya. ingat juga buat foto bareng sama darah kuning nya, biar yang lain ingin nyobain donor Apheresis juga. ;)

  • Ferdian Kelana

    Ferdian Kelana

    1 minggu yang lalu

    Oh iya, Selamat Ulang Tahun @Blood4LifeID yang ke-11. Semoga semakin bermanfaat bagi banyak orang dan panjang umur. Feel Good by Doing Good, kalau kata kak @Valencia Foundernya #Blood4LifeID

Berikan Komentar

Kritik dan Saran