Kenapa bulan Ramadhan ini adalah bulan yang paling Special buat Donor Darah?
Cerita ini dibuat saat donor darah pada tanggal 05 Mei 2020

Bulan Ramadhan telah datang kembali, dengan kondisi yang sangat berbeda. Bulan "latihan" yang lebih menantang bagi yang menjalankan ibadah Ramadhan, termasuk yang dengan sukarela mendonorkan darahnya ke PMI atau ke UTD RS.

Sebelumnya saya ucapkan selamat menjalankan ibadah buat saudara-saudari muslim, semoga kita selalu diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalani ibadah Ramadhan tahun ini. Mohon Maaf Lahir dan Batin untuk semuanya. 

Masih banyak yang bertanya, "Apakah Donor Darah membatalkan puasa?"

MUI sudah lama memfatwakan kalau Donor Darah tidak membatalkan puasa, banyak artikel yang sudah membahas ini. Silahkan Googling aja ya.

Buat yang mau Donor Darah, Ingat untuk istirahat tidur selama 6 jam sebelum Donor dan Sahur yang cukup biar badannya siap saat Donor Darah. 

Buat yang mau Donor setelah berbuka puasa, biasanya ada PMI yang buka sampai malam saat Ramadhan, atau ada mobil unit yang jemput bola ke masjid-masjid menunggu jamaah yang mau donor setelah tarawih. Kalau saat ini, mungkin hanya menerima donor di UTD PMI-nya aja.

Kembali ke Judul, kenapa bulan Ramadhan adalah bulan yang special juga untuk Donor Darah?

Dibulan ini, kita tidur aja dianggap Ibadah, apalagi kita Menyelamatkan Nyawa orang lain yang nggak kita kenal dengan Ikhlas. InsyaAllah Amal Ibadahnya nanti bingung kita ngitungnya. ?

Kok bisa bingung?

Bisa dibilang Donor Darah ini Wakaf kita untuk kehidupan Orang Lain, amal ibadah yang mereka lakukan nanti, mungkin saja akan jadi tabungan amal ibadah kita juga. Kalau mau diitung-itung, baru bisa berhenti kalau mereka dah selesai misinya di Dunia, itupun kalau mereka nggak punya amalan yang terus berlanjut. ? Itung dah tuh.

Menyiapkan makanan untuk buka puasa aja, kita dapat kecipratan amal ibadah yang puasa, apalagi donor darah.

Btw. Kalau Donor Apheresis, apakah tidak membatalkan puasa juga seperti Donor Whole Blood? Kan ada cairan yang juga dimasukkan kedalam tubuh bersama darah kita waktu dikembalikan lagi kedalam tubuh. Nanti kita bahas dilain cerita.

Buat saya, Saya tetap puasa saat saya Donor Apheresis, masalah batal atau tidak, itu Allahualam. 2 minggu lagi, kalau diberikan kesempatan untuk donor, insyaAllah saya juga akan tetap puasa. Selesai Ramadhan, rencana saya, saya akan bayar puasa untuk jaga-jaga kalau 2 puasa saya ini dianggap batal. Buat saya yang penting niatnya untuk membantu sesama manusia, siapapun itu dengan Ikhlas.

Katanya MUI sudah berfatwa kalau donor darah itu tidak membatalkan puasa? Saya pribadi menafsirkan, yang dimaksudkan MUI itu Donor Darah yang Whole Blood. Donor Darah utuh langsung kekantong darah, atau donor yang biasa, bukan menggunakan mesin Apheresis. Kalau ada yang kerja di MUI atau yang lebih faham tentang hukum agamanya, silahkan comment dibawah ini ya.

Buat saya Ramadhan adalah waktu yang sangat Special untuk kita Donor Darah.

Kamu sudah Donor Darah bulan ini?

Yuk #DonorDarah

Ferdian Kelana

Ferdian Kelana

Edu. Board Game Designer at Demeira Nusantara (www.demeira.com). #Supporter Blood4LifeID & Rumah Millennials.

0 Komentar

  • Belum ada komentar

Berikan Komentar

Kritik dan Saran